PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA SELEDRI (Apium graveolens L.) DENGAN METODE IODIMETRI

TRISYA MULYA NINGSIH, PBC220008 (2025) PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA SELEDRI (Apium graveolens L.) DENGAN METODE IODIMETRI. Diploma thesis, POLITEKNIK BAUBAU.

[thumbnail of BAB I KTI.pdf] Text
BAB I KTI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (619kB)
[thumbnail of BAB II KTI.pdf] Text
BAB II KTI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (207kB)
[thumbnail of BAB  III KTI.pdf] Text
BAB III KTI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (139kB)

Abstract

TRISYA MULYA NINGSIH Penetapan Kadar Vitamin C Pada Seledri (Apium graveolens L.) Dengan Metode Iodimetri. Dibimbing oleh MUHAMMAD TASJIDDIN TEHENI dan SRI YOLANDARI.

Latar belakang Seledri (Apium graveolens L.) adalah tanaman sayuran yang banyak dijumpai dan tumbuh subur di berbagai daerah dengan kondsi iklim yang mendukung. Tanaman ini tidak hanya digunakan sebagai bahan bumbu masak, tetapi juga dikenal kaya akan kandungan gizi yang beragam, termasuk vitamin C yang bermanfaat untuk kesehatan. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan alami yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh sebagai penangkal radikal bebas, mempercepat penyembuhan luka, serta berfungsi juga sebagai kofaktor dalam berbagai reaksi kimia. Tujuan dari Penelitian ini untuk menentukan kadar vitamin C dalam seledri dengan menggunakan metode iodimetri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah titrasi iodimetri, yang melibatkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Metode ini digunakan karena memiliki tingkat ketelitian yang baik dalam menganalisis senyawa yang bersifat reduktor. Dalam proses titrasi, sampel seledri dititrasi dengan larutan iodin dalam suasana asam yang lemah. Pada pengujian ini menyebabkan perubahan warna dari hijau muda menjadi bening setelah sampel bereaksi dengan iodin sebagai indikasi adanya vitamin C. Hasil titrasi menunjukkan kadar vitamin C sebesar 39,90448 mg. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa seledri (Apium graveolens L.) mengandung vitamin C dengan kadar yang tergolong sedang dan berpotensi sebagai sumber antioksidan alami yang dapat memberikan manfaat kesehatan apabila dikonsumsi secara teratur

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi
Divisions: Farmasi
Depositing User: Unnamed user with email wawanwardiman354@gmail.com
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:42
Last Modified: 03 Feb 2026 02:42
URI: https://repositori.poltekbaubau.ac.id/id/eprint/820

Actions (login required)

View Item
View Item