GAMBARAN PERILAKU SWAMEDIKASI ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN TARAFU KECAMATAN BATUPUARO KOTA BAUBAU

RENI, PBC220026 (2025) GAMBARAN PERILAKU SWAMEDIKASI ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN TARAFU KECAMATAN BATUPUARO KOTA BAUBAU. Diploma thesis, POLITEKNIK BAUBAU.

[thumbnail of BAB 1 KTI RENI BARU.pdf] Text
BAB 1 KTI RENI BARU.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (9MB)
[thumbnail of BAB II KTI RENI (2).pdf] Text
BAB II KTI RENI (2).pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (193kB)
[thumbnail of BAB III KTI RENI (1) (1).pdf] Text
BAB III KTI RENI (1) (1).pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (409kB)

Abstract

ABSTRAK
RENI Perilaku Swamedikasi Antibiotik Pada Masyarakat Di Kelurahan Tarafu Kecamatan Batupuaro Kota Baubau. Dibimbing oleh apt. Yuyun Wirasasmita, S.Farm., M.Farm dan Suparman Supardi, S.Si., M.Si.

Penggunaan antibiotik tanpa pengawasan medis masih marak di masyarakat dan dapat memicu terjadinya resistensi. Perilaku swamedikasi yang kurang tepat, seperti menghentikan konsumsi sebelum dosis tuntas atau menggunakan antibiotik tanpa resep dokter, berisiko menimbulkan masalah kesehatan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang perilaku masyarakat dalam melakukan swamedikasi antibiotik di Kelurahan Tarafu, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 91 responden berusia 45–59 tahun yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (82%) memiliki perilaku yang baik dalam penggunaan antibiotik, sedangkan 18% lainnya masih menunjukkan perilaku yang kurang tepat. Beberapa responden diketahui masih menyimpan sisa antibiotik, memakai tanpa resep, atau menghentikan penggunaan sebelum dosis selesai. Sebagian besar masyarakat Kelurahan Tarafu sudah memiliki perilaku swamedikasi antibiotik yang benar. Namun demikian, sebagian kecil masih menunjukkan kebiasaan yang kurang sesuai, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan mencegah risiko resistensi.

Kata Kunci: Perilaku, Swamedikasi, Antibiotik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi
Divisions: Farmasi
Depositing User: Unnamed user with email wawanwardiman354@gmail.com
Date Deposited: 23 Jan 2026 01:20
Last Modified: 23 Jan 2026 01:20
URI: https://repositori.poltekbaubau.ac.id/id/eprint/788

Actions (login required)

View Item
View Item