PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKURASI DIAGNOSIS PENYAKIT DI PUSKESMAS KATOBENGKE TAHUN 2025

MIRNA, PBB220019 (2025) PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKURASI DIAGNOSIS PENYAKIT DI PUSKESMAS KATOBENGKE TAHUN 2025. Diploma thesis, POLITEKNIK BAUBAU.

[thumbnail of BAB 1 MIRNA YGBTL.pdf] Text
BAB 1 MIRNA YGBTL.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (411kB)
[thumbnail of BAB 2 MIRNA.pdf] Text
BAB 2 MIRNA.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (259kB)
[thumbnail of BAB 3 MIRNA.pdf] Text
BAB 3 MIRNA.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (239kB)

Abstract

ABSTRAK
Mirna. Penerapan Rekam Medis Elektronik Sebagai Upaya Meningkatkan Akurasi Diagnosis Penyakit di Puskesmas Katobengke (Dibimbing oleh Wa Ode Sitti Budiaty dan Mansyur)

Penerapan rekam medis elektronik (RME) merupakan salah satu inovasi penting dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan RME dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit di Puskesmas Katobengke dengan menggunakan pendekatan 5M (Man, Machine, Material, Method dan Money). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan triangulasi. Subjek penelitian meliputi dokter, perawat, petugas rekam medis, dan kepala Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek Man, petugas merasa terbantu dengan penggunaan RME, namun pelatihan belum merata. Dari aspek Machine, sistem e-Puskesmas mempermudah proses pengkodean dengan fitur otomatisasi ICD-10, tetapi terkendala jaringan internet dan keterbatasan fitur. Pada aspek Material, sarana dan prasarana sudah tersedia, namun belum sepenuhnya optimal dalam mendukung kelancaran input data. Dari aspek Method, belum tersedianya SOP khusus e-Puskesmas menyebabkan ketidakseragaman prosedur pencatatan data medis. Secara keseluruhan, penerapan RME terbukti memberikan kontribusi positif terhadap akurasi diagnosis penyakit melalui kemudahan akses data, kemudahan pencarian riwayat pasien, serta pengurangan kesalahan pengkodean. Namun demikian, diperlukan perbaikan pada aspek pelatihan SDM, pengembangan infrastruktur teknologi, dan penyusunan SOP yang jelas. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di tingkat primer melalui penerapan sistem informasi digital yang efektif.

Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Akurasi Diagnosis, e-Puskesmas, 5M, Puskesmas Katobengke.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Divisions: Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Unnamed user with username salmansay
Date Deposited: 26 Jan 2026 00:34
Last Modified: 26 Jan 2026 00:34
URI: https://repositori.poltekbaubau.ac.id/id/eprint/785

Actions (login required)

View Item
View Item