LENI ASTRIANI, PBB220062 (2025) ANALISIS KESIAPAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN INSTRUMEN CALIFORNIA ACADEMY OF FAMILY PHYSICIANS (CAFP) DI PUSKESMAS KAMBOWA SELATAN. Diploma thesis, POLITEKNIK BAUBAU.
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.
Download (517kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.
Download (262kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.
Download (237kB)
Abstract
ABSTRAK
LENI ASTRIANI. Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Menggunakan Instrument California Academy of Family Physicians di Puskesmas Kambowa Selatan (Dibimbing oleh Mega Ermasari Muzuh dan Wa Ode Sitti Budiaty).
Penilaian dan pengukuran kesiapan suatu fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengimplementasi rekam medis elektronik sangatlah penting untuk mengetahui faktor yang berpengaruh dalam kesiapan penerapan RME. Diperlukan sebuah instrumen untuk menilai dan mengukur kesiapan implementasi rekam medis elektronik yang salah satunya yaitu California Academy of Family Physician (CAFP). Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan Puskesmas Kambowa Selatan dalam menghadapi era rekam medis elektronik menggunakan instrumen CAFP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada petugas puskesmas Kambowa Selatan dengan jumlah sampel 34 responden. Variabel penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini berdasarkan metode instrument CAFP. Variabel untuk metode instrument California Academy of Family Physicians yaitu Kesiapan Manajemen, Kesiapan Keuangan, Kesiapan Operasional, Kesiapan Teknologi, Penyelerasan Organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapasitas manajemen Puskesmas Kambowa Selatan menunjukkan tingkat kesiapan dengan “sangat siap” berjumlah 35,3%, kesiapan dengan “siap” 49,3%, kesiapan dengan “cukup siap” 13,2%, kesiapan dengan “tidak siap” 2,2%, dan kesiapan dengan “sangat tidak siap” 0%. Kapasitas keuangan dan anggaran tingkat kesiapan dengan “sangat siap” berjumlah 28,4%, kesiapan dengan “siap” 49%, kesiapan dengan “cukup siap” 20,6%, kesiapan dengan “tidak siap” 2%, dan kesiapan dengan “sangat tidak siap” 0%. Kapasitas opersional tingkat kesiapan dengan “sangat siap” berjumlah 45,6%, kesiapan dengan “siap” 42,6%, kesiapan dengan “cukup siap” 11,8%, kesiapan dengan “tidak siap” 0%, dan kesiapan dengan “sangat tidak siap” 0%. Kapasitas teknologi tingkat kesiapan dengan “sangat siap” berjumlah 28,2%, kesiapan dengan “siap” 55,9%, kesiapan dengan “cukup siap” 14,1%, kesiapan dengan “tidak siap” 1,8%, dan kesiapan dengan “sangat tidak” siap 0%. Kapasitas Penyelarasan oraganisasi tingkat kesiapan dengan “sangat siap” berjumlah 34%, kesiapan dengan “siap” 48,3%, kesiapan dengan “cukup siap” 15,5%, kesiapan dengan “tidak siap” 2,1%, dan kesiapan dengan “sangat tidak siap” 0%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Puskesmas Kambowa Selatan dapat dinyatakan telah siap untuk mengimplementasikan rekam medis elektronik.
Kata Kunci: Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik, CAFP, Puskesmas Kambowa Selatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Kesehatan > Rekam Medis dan Informasi Kesehatan |
| Divisions: | Rekam Medis dan Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username salmansay |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:12 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:12 |
| URI: | https://repositori.poltekbaubau.ac.id/id/eprint/783 |

