FAKTOR-FAKTOR KETEPATAN PENULISAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT BERDASARKAN KODE ICD -10 DI PUSKESMAS BATARAGURU

JESTI FEBRIANTI, PBB220009 (2025) FAKTOR-FAKTOR KETEPATAN PENULISAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT BERDASARKAN KODE ICD -10 DI PUSKESMAS BATARAGURU. Diploma thesis, POLITEKNIK BAUBAU.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (635kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (302kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (171kB)

Abstract

ABSTRAK

JESTI FEBRIANTI. Faktor-Faktor Ketepatan Penulisan Kode Diagnosis Penyakit Berdasarkan Kode ICD-10 di Puskesmas Bataraguru (dibimbing oleh Mega Ermasari Muzuh dan Wa Ode Sitti Budiaty)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan penulisan kode diagnosis penyakit berdasarkan ICD-10 di UPTD Puskesmas Bataraguru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari petugas rekam medis, dokter, serta kepala rekam medis, sedangkan objek penelitian adalah 85 berkas rekam medis pasien rawat jalan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara serta checklist observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 80 berkas rekam medis yang diteliti, sebanyak 42 berkas (52,5%) memiliki kode diagnosis yang tepat, sedangkan 38 berkas (47,5%) tidak tepat. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan penulisan kode diagnosis ditinjau dari aspek 5M adalah: (1) Man, petugas belum menggunakan Buku ICD-10 dalam mencari kode diagnosis penyakit melainkan masih mencari di internet atau google; (2) Material, tidak tersedianya buku ICD-10 cetak di ruang rekam medis; (3) Machine, komputer tersedia namun terkendala jaringan internet; (4) Money, belum tersedia anggaran untuk pengadaan buku ICD-10; dan (5) Method, belum adanya SOP pengkodean diagnosis. Kesimpulan penelitian ini adalah ketepatan penulisan kode diagnosis penyakit di Puskesmas Bataraguru masih rendah. Diperlukan peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan, penyediaan sarana yang memadai, serta penyusunan SOP agar ketepatan koding sesuai dengan standar ICD-10 dapat tercapai.

Kata Kunci: Ketepatan Koding, ICD-10, Rekam Medis, Faktor 5M.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Divisions: Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Unnamed user with username salmansay
Date Deposited: 22 Jan 2026 06:55
Last Modified: 22 Jan 2026 06:55
URI: https://repositori.poltekbaubau.ac.id/id/eprint/780

Actions (login required)

View Item
View Item