IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO DAN PEMETAAN PENYEBARAN HIV/AIDS DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIK (SIG) BERDASARKAN DATA REKAM MEDIS PASIEN DI BLUD RSUD KOTA BAUBAU TAHUN 2025

IZUL MUSLIMAH, PBB220110 (2025) IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO DAN PEMETAAN PENYEBARAN HIV/AIDS DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIK (SIG) BERDASARKAN DATA REKAM MEDIS PASIEN DI BLUD RSUD KOTA BAUBAU TAHUN 2025. Diploma thesis, POLITEKNIK BAUBAU.

[thumbnail of KTI LENGKAP IZUL.pdf] Text
KTI LENGKAP IZUL.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2030.

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

IZUL MUSLIMAH. Identifikasi Faktor Resiko dan Pemetaan Penyebaran HIV/AIDS dengan Sistem Informasi Geografik (SIG) Berdasarkan Data Rekam Medis Pasien di BLUD RSUD Kota Baubau (dibimbing oleh Sri Wahyuni dan Mega Ermasari Muzuh).

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel CD4, yang berperan penting dalam melawan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran kasus HIV/AIDS di wilayah kerja BLUD RSUD Kota Baubau tahun 2024 hingga Juni 2025 berdasarkan karakteristik wilayah, jenis kelamin, kelompok umur, dan faktor-faktor risiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan rancangan studi kasus, di mana data diperoleh melalui dokumentasi rekam medis pasien HIV/AIDS dan dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak Sistem Informasi Geografik (SIG) ArcGIS 10.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus HIV/AIDS paling banyak ditemukan di wilayah perkotaan padat penduduk seperti Kecamatan Wolio dan Betoambari, yang masuk dalam kategori intensitas tinggi. Berdasarkan jenis kelamin, kasus lebih banyak terjadi pada laki-laki (35 kasus) dibandingkan perempuan (24 kasus). Sementara itu, dari segi kelompok umur, sebagian besar kasus ditemukan pada kelompok usia produktif (25–49 tahun), yakni sebanyak 30 kasus. Faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyebaran penyakit ini meliputi kepadatan penduduk, aktivitas sosial ekonomi, perilaku seksual tidak aman, serta kurangnya kesadaran terhadap pemeriksaan dini dan penggunaan alat proteksi. Kesimpulan Pemetaan berbasis GIS membantu mengidentifikasi wilayah-wilayah prioritas yang memerlukan intervensi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk strategi pencegahan HIV/AIDS di tingkat lokal.
Kata Kunci: HIV/AIDS, Pemetaan Spasial, GIS,

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Divisions: Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Unnamed user with username salmansay
Date Deposited: 17 Jan 2026 02:55
Last Modified: 17 Jan 2026 02:55
URI: https://repositori.poltekbaubau.ac.id/id/eprint/715

Actions (login required)

View Item
View Item